Pendidikan merupakan tuntunan bagi siswa agar dapat menumbuhkan potensi terbaiknya sehingga dapat meraih keselamatan dan kebahagiaan. Untuk meraih tujuan pendidikan sangat diperlukan kolaborasi antara tiga pilar pendidikan yakni sekolah keluarga, sekolah dan masyarakat. SMPN 1 Ringinrejo menyelenggarakan parenting dengan tajuk “Bersatu untuk Mewujudkan Tujuan Pendidikan Bersama KH.M. Ali Zubat
Aula SMPN 1 Ringinrejo dipenuhi orang tua/wali murid kelas VII, VIII, dan IX. Pada hari Sabtu, tanggal 27 Juli 2024. Parenting dihadiri oleh Pengurus Komite SMPN 1 Ringinrejo, Wali Kelas, Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan panitia kegiatan.
KH.M. Ali Zubat dari Pondok pesantren rohmatul ummah didapuk sebagai narasumber yang menyampaikan beberapa hal berkenaan dengan bagaimana langkah efektif dalam mensinergikan antara sekolah, siswa dan orangtua dalam dunia pendidikan.
Parenting dilaksanakan dalam 3 sesi. sesi pertama dihadiri wali murid dari kelas VII, sesi ke dua dihadiri oleh wali murid kelas VIII, dan sesi ke tiga dihadiri oleh wali murid kelas IX. Kegiatan berjalan dengan tertib dan orang tua menyimak dengan sangat antusias.
Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian sambutan dari Ibu Kepala Sekolah Ibu Ririn Kasiani, S.Pd. beliau mengatakan bahwa kabupaten kediri sangat peduli terhadap pendidikan yaitu dengan adanya program GNOTA dan boarding school yang disediakan pemerintah kabupaten kediri untuk anak anak yang kurang mampu sehingga diharapkan anak anak usia sekolah harus mendapatkan pendidikan, serta diharapkan orang tua menjaga anak anaknya agar nantinya tidak putus sekolah dan apabila memungkinkan bisa mendampingi hingga kuliah.
Selain itu beliau juga menyampaikan program program yang ada di SMPN 1 Ringinrejo kepada wali murid dan meminta wali murid untuk mendukung program tersebut, seperti sekolah berbudaya religi (SBR), pembiasaan pagi sebelum belajar dan pesantren kilat. Harapan kepala sekolah agar kedepannya orang tua lebih memperhatikan putra putrinya dalam pergulan, menjalin komunikasi yang baik antara wali murid dan sekolah serta anak anak bisa tertib ke sekolah bukan karena takut tetapi karena kesadaran dari dalam dirinya.


