Sabtu 1 Februari 2025, SMPN 1 Ringinrejo mengadakan kegiatan sosialisasi bahaya pernikahan dini dengan menghadirkan Ibu Maratus Solikhah selaku petugas PLKB (petugas lapangan keluarga berencana) kecamatan Ringinrejo sebagai narasumber. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak negatif pernikahan di usia dini serta pentingnya menempuh pendidikan demi masa depan yang lebih baik.
Acara dibuka dengan sambutan dari pihak sekolah yang menekankan pentingnya edukasi bagi siswa agar tidak terjebak dalam pernikahan dini yang dapat menghambat perkembangan pribadi dan pendidikan mereka. Setelah itu, Ibu Maratus Solikhah menyampaikan materi mengenai berbagai faktor yang menyebabkan pernikahan usia dini, seperti tekanan sosial, ekonomi, serta kurangnya kesadaran akan risiko yang ditimbulkan.
Dalam sosialisasi ini, dijelaskan pula dampak pernikahan dini dari berbagai aspek, baik kesehatan, psikologis, maupun sosial. Pernikahan pada usia muda berisiko tinggi terhadap kesehatan reproduksi, meningkatkan potensi putus sekolah, serta mempersulit kondisi ekonomi pasangan yang belum siap secara finansial. Oleh karena itu, siswa diimbau untuk lebih fokus dalam menempuh pendidikan dan meraih cita-cita sebelum mempertimbangkan pernikahan.
Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif, di mana siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber. Banyak siswa yang menunjukkan antusiasme dengan mengajukan pertanyaan seputar cara menghindari pernikahan dini serta bagaimana membangun kesadaran dalam lingkungan sekitar.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa SMPN 1 Ringinrejo semakin memahami risiko pernikahan dini dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak demi masa depan mereka. Sekolah juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi yang bermanfaat agar para siswa mendapatkan wawasan yang lebih luas dalam menjalani kehidupan.


